Tuesday, May 27, 2014

It's been a year and half. And he said..


P.S. :  Do not trust him. I'm not that perfect.


It's because lately he knows about this blog,
and he said he wants me to post this pic on my blog. 
And I was like, "Why don't you just make your own blog, then?" :)) 

But let me thank Tuan R properly.
Thank you. That's sweet, and you always know how to make me smile :)

Just like you said, there's still a long long road ahead. 
So, shall we?


Saturday, May 10, 2014

Love.



'Cause all of me,
Loves all of you.
Love your curves and all your edges.
All your perfect imperfections.
 
~All of Me by John Legend~


(posted on my instagram, 9/5/2014)




** Note behind the scene**

Nona I : "Aku posting di Instagram, lho."
Tuan R : "Iya, tau. Kan udah aku 'like'."
Nona I : "Kok cuma di-'like' doangg.. "
Tuan R : "..." (diem sebentar). "Kamu mau aku komen?"
Nona I : "Ya enggak juga sih..." *tipikal cewek standar, lain di mulut lain di hati*
Tuan R : "..." (diem lagi). "Ya abis kamu pake bahasa Inggris sih. Aku bingung."


LOL :)))) 

This is why I love you, Tuan R. So mucchhh :D :D

Sunday, April 13, 2014

Wedding Monograms a.k.a Inisial

Selamat soreee :D

Hari ini saya semangat share hasil desain kecil-kecilan saya dan Tuan R. Kali ini adalah wedding monograms alias inisial. Logo ini akan banyak diaplikasikan di printilan pernikahan, seperti kartu undangan, kartu ucapan terima kasih, buku pengajian, buku tamu (kalau ada rencana bikin sendiri seperti kami :p), dan lain-lain.

Mulanya, saya agak hopeless karena nama saya berawalan huruf I dan si Tuan R (tentu saja) huruf R. IR. Kok aneh yaa. Pengalaman bikin wedding monograms untuk kakak saya, lebih cantik kalau huruf konsonan semua *agak sok tahu*

Akhirnya dicobalah macam-macam font dari website-website free font. Saya lihat dari penulisan nama panggilan dan inisialnya. Akhirnya setelah pencarian yang cukup panjang *halah*, ketemu juga huruf yang bentuk inisial IR-nya lucuuu. Hurufnya bisa diintip di sini. Setelah di-acc sama Tuan R, akhirnya saya edit-edit sedikit pake corel, dan tadaaaa:



Please kindly save the date
 (hasil comot dari instagram pribadi)  


Saya sukaaa sama hasilnya. Menurut saya bentuknya menyerupai kupu-kupu. Kalau kata Tuan R, bentuknya kaya bentuk hati :"> *Ini kok lebih melankolis dia? Hahaha*

So, how's yours? :D




List Vendor

Selamat soreee :D

Lama gak posting, agak merasa bersalah juga. Hehehe. Sebenarnya persiapannya sih udah lumayan. Udah selesai dengan beberapa vendor utama. Here's the list:

Gedung                   : Patra Jasa Office Tower
Dukun Manten        : Puri Kamaratih
Katering Akad        : Mahardika Catering
Katering Resepsi     : Sonokembang Catering
Dekorasi Akad       : Puri Kamaratih
Dekorasi Resepsi    : Safira Maharani Decoration
Dokumentasi           : Lightbrush Photography
Kebaya Akad         : Marie Astrid Bridal
Kebaya Keluarga    : Marie Astrid Bridal
Souvenir Resepsi     : Griya Kalimah
Souvenir Pengajian  : Pasar Tanah Abang, Pasar Jatinegara
Souvenir Siraman    : Thamrin City, Pasar Jatinegara
Seragam Panitia      : Fancy - Pasar Mayestik, Thamrin City
Buku Pengajian       : CV. Reng Songgennep
Batik Panitia           : Thamrin City
Foto Pre Wedding  : Pose Studio
Undangan               : Kartu Pesona
Honeymoon            : Jadul Village Resort & Spa - Bandung

Sejauh ini saya lumayan puas dengan progressnya. Mudah-mudahan tetap lancar ya, persiapannya. Saya usahakan untuk bikin postingan satu-satu tentang pemilihan vendor-vendor ini :)

See you in the next post! :D

Saturday, December 28, 2013

Gedung :)

Akhirnya baru sempat posting di blog lagii, hehehe.. sudah sampai mana persiapannya? Hmm.. masih agak jalan di tempat sih, sebenernya. Maafkan diriku yang labil dan banyak mau, jadi susah mau nentuin vendor doang :p :p

Vendor pertama yang di-deal ya pasti vendor gedung yaa. Karena saya orangnya termasuk yang mesti dateng dan lihat sendiri gedungnya, baru bisa mutusin sreg apa nggak, makanya butuh 2 hari full buat survey gedung-gedung yang ada di list nyokap :p

Beberapa gedung yang di survey kemarin:

1. Ruang Yudhistira, Gedung Patra Jasa
Orang tua langsung jatuh cinta sama ruangan ini. Saya sendiri waktu itu gak terlalu memfavoritkan ruangan ini ya. Jadi waktu ngobrol sama staf marketingnya, dan liat-liat ruangan juga gak terlalu antusias. Ruangannya panjang, semi full karpet, dan chandelier-nya khas :) Tapi satu hal yang bikin saya agak nggak sreg, tirainya dominan, dan warnanya maroon-gold. Ini yang biasanya membuat pengantin yang mengadakan acara di patra jasa mau-nggak mau harus menyesuaikan dengan warna dekorasi yang sudah ada. Mungkin tidak masalah buat adat tertentu yang dominan warna pestanya maroon-gold. Tapi saya sendiri kurang suka kombinasi warna ini, dan menghindari warna ini sebagai tema pernikahan saya :(
 
2. Ruang Raflessia dan Ruang Mawar, Balai Kartini
Sejak awal gedung ini yang jadi pilihan pertama. Tapi setelah didatangi, malah jadi nggak sreg lagi. Ruang Raflessia terlalu besar untuk jumlah tamu saya, dan karpetnya terlihat sudah kusam :( Ruang Mawar lebih cocok untuk pesta saya, tapi ternyata harus naik tangga yang lumayan banyak. Ini yang jadi pertimbangan, karena akan banyak tamu sepuh. Selain itu, waktu kami berkeliling untuk melihat kamar tempat keluarga pengantin menginap, akses lift nya agak susah :(
Hal lain yang menjadi pertimbangan adalah catering harus dari gedung. Waktu saya datang, sedang diadakan pernikahan jadi saya bisa lihat langsung perform dekorasi cateringnya. Sayangnya, dekorasinya ternyata minim sekalii. Saya, yang cukup concern masalah dekorasi pada pernikahan saya, jadi kepikiran. Kalau orang tua saya malah lebih memperhatikan masalah jumlah porsi catering yang didapat. Kesimpulan kami, untuk harga yang ditawarkan, kami bisa dapat 'lebih' di tempat lain. Jadi, Balai Kartini terpaksa dicoret..

3. Panti Perwira, Balai Sudirman
Ini gedung yang dari awal saya tidak suka, karena saya sudah sering datang ke nikahan teman di tempat ini, dan saya kurang suka dengan denah gedungnya. Menurut saya terlalu banyak tiang, jadi ruangannya sempit :(
Selain itu beberapa kali saya perhatikan, tangga samping sering dijadikan tempat duduk oleh para tamu. Sempat terpikir untuk menyiasati dengan menutup akses tangga dengan side wall kain, tapi ternyata tidak bisa. Kalau bahan pertimbangan orang tua sih lebih ke tempat parkir yang dirasa kurang, apalagi kalau ada pernikahan juga di Panti Prajurit. Jadi, coret Balai Sudirman..

4. Auditorium Binakarna, Hotel Bidakara
Kami datang saat staf marketingnya sudah pulang. Jadi kami cuma diberi list harga dan langsung lihat-lihat ruangannya (saat itu sedang ada pernikahan). Catering ternyata harus dari pihak Hotel. Saya lihat banyak komen kurang baik mengenai cateringnya dari internet. Ditambah ada masukan pengalaman yang kurang enak dari kerabat yang mengadakan nikahan di sini. Jadi, coret Bidakara..

5. Puri Ardhya Garini
Termasuk salah satu pilihan utama orang tua saya, walau sadar kapasitas ruangannya terlalu besar :p Tapi apa daya, ternyata saat mengobrol dengan staf marketingnya, katanya bulan Agustus 2014 mereka tutup untuk renovasi. Baiklahh.. mungkin belum jodoh. Coret PAG..

6. Gedung Pewayangan TMII
Ini pilihan utama saya jugaa.. Kakak saya menikah di sini, dan sejak itu saya bercita-cita menikah di sini juga. Tapi orang tua saya justru nggak mau menggunakan vendor yang sama seperti kakak saya. Ditambah lagi, sekarang gedung pernikahan di area TMII memang tambah banyak, jadi jalanannya macet banget, apalagi hari Sabtu :( Jadi, terpaksa coret Gedung Pewayangan.. :(((

7. Sasana Kriya TMII
Ini kami datangi pure karena penasaran. Gedung baru, sih. Tapi kurang sreg karena terlalu 'modern' (soalnya saya mau pakai adat jawa tradisional). Corett...

Akhirnya pilihan jatuh ke Patra Jasa. Orang tua saya butuh waktu agak lama membujuk saya untuk mau melepaskan Gedung Pewayangan. Hehehe.. Satu hal yang membuat saya akhirnya mengalah dan setuju menggunakan Patra Jasa, adalah kenangan saya dan calon suami di sana.

Pertama kali saya datang ke Ruang Yudhistira adalah pada pernikahan teman kantor saya, dan itu pertama kalinya saya bawa calon suami (waktu itu bahkan jadi pacar saja belum :p) untuk dikenalkan ke teman-teman kantor. Saya ingat betul, waktu itu sedang enak-enaknya makan, dan si Tuan R ini ujug-ujug berpaling ke saya dan berkata, "Kita kapan ya, (menikah) kaya gini?" Saya langsung tersedak. Perlu diingat sekali lagi, waktu itu kami pacaran saja belummm. Tuan R memang suka 'selangkah lebih maju' pikirannya.. -____-"" Kalau diingat sekarang, mungkin itu 'tanda' karena ruangan itu memang akan jadi ruangan yang penting buat saya dan Tuan R yaa, Insya Allah :')


 

Thursday, September 12, 2013

salam kenal :)

Bermula dari postingan komen saya di sebuah blog tentang persiapan pernikahan, seseorang yang sama sekali asing meng-email saya. Ternyata, dia sama seperti saya, sama-sama calon pengantin yang sedang giat-giatnya mencari info sana-sini tentang vendor pernikahan.

Saat itu juga langsung saling berkirim email, persiapannya sudah sampai mana, vendornya apa saja. Benar ya, kata orang: kalau lagi senasib, bisa cepat akrab. Hehehe. Sampai di salah satu balasan emailnya, dia bertanya:

"Punya wedprep blog, nggak?"


Saya jawab, "Nggak punya. Padahal ingin sekalii.." Setelah ditanya begitu, sepagian saya jadi kepikiran.

Dari zaman masih jadi seksi repot ngebantu persiapan pernikahan kakak saya dulu, saya memang sudah berkenalan dengan blog persiapan pernikahan. Dulu juga sempet janji ke diri sendiri, nanti kalau sudah mempersiapkan pernikahan sendiri, mau di-post di blog, biar jadi kenang-kenangan ke anak-cucu. Apalagi saat beneran mulai persiapan menikah, pacar saya si Tuan R pindah ke luar kota. Makin kuatlah alasan untuk bikin blog biar dia juga bisa mengikuti perkembangan persiapan pernikahannya sendiri :P

Tapi apa daya, namanya juga kerja yang lokasinya jauhhh dari rumah. Ditambah ada kesibukan tambahan untuk kuliah sore, jadi niat ini sempat tertunda. Dan persiapannya tetap jalan tanpa pernah di-publish.

Tapi hari ini akhirnya saya memaksakan diri sendiri untuk membuat blog. Kalau sudah dibuat kan pasti pengen di-update. Paling nggak, ada tempat untuk menyalurkan kepusingan saya masalah persiapan nikah ini. Hehehe.Well, untuk para capeng di luar sana, Happy Wedding Preparation yaaa! :D